Sistem Injeksi Sepeda Motor

Sistem Injeksi Sepeda Motor

EFI ( Electronic Fuel Injection)

Sistem Injeksi Sepeda Motor Pada kesempatan kali ini Marah Merah akan membahas tentang sistem injeksi sepeda motor karena untuk di jaman modern ini udah hampir  semua pabrikan otomotif menciptakan kendaraan dengan sistem injeksi,  hal ini di karenakan semakin ketatnya masalah emisi gas buang kendaraan bermotor yang mengacu pada standart Euro 2, selain itu teknologi ini bisa menghemat bahan bakar hingga 30% dari konsumsi bahan bakar yang menggunakan sistem konvensional atau karburator.

Berikut adalah bahasan singkat tentang EFI atau sistem injeksi motor  :

EFI (Electronic Fuel Injection) merupakan sistem penyuplai bahan bakar pada mesin bahan bakar (internal combustion engine) yang umumnya berbahan bakar bensin. System ini bisa dikatakan sebagai pengganti karburator sebagai komponen penyuplai bahan bakar pada mesin konvensional. Keunggulan sistem ini adalau suplai bahan bakar ke mesin dapat di atur secara presisi oleh ECU (electronic control unit) perangkat ini merupakan otak dari system EFI, dengan demikian efisiensi penggunaan bahan bakar dapat di tingkatkan. Idealnya mesin bahan bakar yang menggunakan sistem ini akan lebih irit bahan bakar. Kemudian komponen apa saja yang ada dalam EFI dan bagaimana cara kerjanya, akan kita bahas dalam tulisan berikut.

Untuk system EFI yang digunakan pada mesin kecil contohnya sepeda motor umumnya memiliki komponen sebagai berikut.
  1. Trhottle body
  2. Ijector
  3. Crank position sensor
  4. Engine temperature sensor
  5. Ignition coil
  6. ECU

Trottle Body

Trotthle Body
Trotthle Body

Trotthle body ini mempunyai fungsi utama untuk mengatur banyaknya udara yang masuk kedalam ruang bakar sesuai keinginan pengendara. Didalam trotthle body ini terdapat beberapa sensor dan valve yaitu:

  • Trotthle position sensor, berfungsi sebagai sensor untuk mengetahui bukaan trotthle.
  • Intake air temperature sensor (IAT), berfungsi untuk mengetahui suhu udara yang akan masuk ke ruang bakar. Tujuanya untuk memperhitungkan kerapatan udara yang akan masuk kedalam mesin dengan demikian ECU bisa mengkompensasikan kebutuhan bahan bakar pada suhu atau iklim yang berubah-ubah.
  • Intake air pressure sensor (IAP), berfungsi untuk mengetahui tekanan udara di dalam trotthle body, tujuanya untuk memprediksi beban kerja mesin.
  • By pass valve, berfungsi untuk mengatur putaran idle mesin.

Injector

Injector
Injector

Injector merupakan katup atau valve yang berfungsi untuk mengatur laju aliran bahan bakar yang akan masuk kedalam ruang bakar, sesuai perintah ECU. Jika pada karburator ini sama bekerjanya oleh pilot jet dan main jet yaitu mengabutkan bahan bakar supaya bahan bakar yang di suplaikan ke ruang bakar mudah terbakar.

Crank Position Sensor

Crank Position Sensor
Crank Position Sensor

Crank Position Sensor bekerja sama dengan magnet (rotor) yang bersudu (toothed rotor) yang berfungsi untuk mengetahui posisi sudut poros engkol, berdasarkan sensor ini lah ECU akan menentukan waktu pengapian (ignition timing) dan waktu semprotan (injection timing) bahan bakar.

Engine Temperature Sensor

Engine Temperature Sensor
Engine Temperature Sensor

Engine Temperature Sensor ini berfungsi untuk membaca suhu mesin, data dari suhu ini nantinya di gunakan oleh ECU untuk menambah jumlah bahan bakar fuel enrichment jika mesin baru hidup, seperti fungsi cuke.

Ignition Coil

Ignition Coil
Ignition Coil

Ignition Coil berfunsi untuk melipat gandakan tegangan aki sehingga dapat menimbulkan percikan bunga api pada busi untuk memantik campuran bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar.

ECU

ECU
ECU

ECU adalah otak dari sistem EFI, ECU merupakan perangkat electronic yang terdiri dari micro controller dan beberapa rangkaian pengkondisi singnal (signal cindiioning circuit) yang akan memproses data data dari sensor sensor tersebut di atas untuk mengatur banyak sedikitnya bahan bakar yang masuk kedalam mesin dan waktu kapan bahanbakar di injeksikan kedalam ruang bakar, selain itu ECU juga akan mengatur pengapian dan mengendalikan MIL (malfunction indicator lamp).

Demikian pembahasan Sistem Injeksi Sepeda Motor Marah Merah pada kesempatan ini, semoga berguna dan membantu anda anda sekalian yang membutuhkan.

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *